BIOGAS Antarkan Mahasiswa PS Teknik Pertanian Unsoed Menuju PIMNAS XXX di Makassar

tepteptep01 02/08/2017

[sember: unsoed.ac.id, 2/8/17 & faperta.unsoed.ac.id, 8/8/17] – Biogas merupakan teknologi yang dikenalkan sudah cukup lama.  Hanya saja penerapan dan edukasi yang kurang membuat teknologi ini hanya sebatas pengetahuan, padahal teknologi ini sangat dibutuhkan masyarakat desa terlebih bagi daerah yang topografinya tidak mudah dijangkau kendaraan pengirim LPG.  Menyadari persoalan tersebut, Tim Program Kreativitas Mahasiswa- Pengabdian Masyarakat (PKM-M) merasa terpanggil untuk melakukan edukasi dan menerapkan biogas kotoran sapi.  Tim mahasiswa Teknik Pertanian Unsoed yang terdiri dari Sri Mulyani, Hudyana Gilang Setiadi, Wahyu Solhan, Desy Rahmawati, dan Indra Afdi ini menerapkan teknologi biogas dengan memanfaatkan limbah kotoran sapi menjadi biogas sebagai bahan bakar alternatif di Desa Kalisalak, Kedungbanteng, Banyumas.  Dibimbing oleh Dosen Pembimbing Abdul Mukhlis Ritonga, S.TP.,M.Sc. Tim ini berhasil lolos ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke 30 yang akan dilaksanakan di Universitas Muslim Indonesia, Makasar.

   

Ketua Tim PKM, Sri Mulyani mengungkapkan bahwa dalam prosesnya penerapan teknologi biogas tersebut diawali dengan melakukan sosialisasi tentang biogas, kemudian pembuatan digester biogas dengan modifikasi tertentu dan penerapannya ke masyarakat. “Dari lima digester yg dibuat bisa dimanfaatkan oleh 5 keluarga, sehingga bisa mengurangi pengeluaran untuk membeli bahan bakar untuk kepentingan dapur,” jelasnya

Manfaat lain dari biogas adalah mengurangi pencemaran lingkungan.  “Bau menyengat dari kotoran sapi mulai berkurang,” jelasnya.  Berbagai manfaat yang dirasakan oleh masyarakat ini menjadikan penerapan teknologi biogas ini sangat berpotensi dikembangkan lebih luas lagi (reposted by d’kg).

Maju Terus Pantang Mundur Tak Kenal Menyerah !

About the Author

Leave a Reply