Program Studi Teknik Pertanian UNSOED Gandeng UGM dan Ibaraki University dalam Pengabdian Masyarakat

tepteptep01 05/03/2013

[sumber: unsoed.ac.id, 5/3/13] – Program Studi Teknik Pertanian (PS TEP UNSOED) terus berupaya secara konsisten mengembangkan wilayah Desa Serang sebagai salah satu desa binaan melalui penelitian dan pengabdian masyarakat, serta kerjasama nasional maupun internasional dalam rangka mendukung realisasi cita-cita UNSOED sebagai World Class Civic University. Dataran Tinggi Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga dikenal sebagai salah satu sentra buah-buahan dan sayuran di Provinsi Jawa Tengah. Stroberi dan kentang adalah dua dari sekian banyak produk hortikultura yang paling diunggulkan di daerah tersebut dan dipasok ke pasar-pasar lokal yang ada di sekitarnya.

Kondisi ini menarik The University of Tokyo, (UT) untuk menjadikannya Proyek Percontohan (Pilot Project) untuk pengembangan dan pengelolaan sentra infromasi pangan dan teknologi melalui kerjasama riset dengan UNSOED. Kerjasama ini dituangkan dalam MoU Kerjasama yang ditandatangani pada tgl. 27 Pebruari 2006 lalu oleh Prof. Dr. Yasuyuki Sagara (UT) dan Prof. Dr. Sudjarwo (UNSOED), dengan bingkai judul “Development and Management of Food Information and Engineering Center for Sustainable Agriculture (DM-FIECSA)”. Tujuan utama kerjasama ini untuk “Mengoptimasi Sistem Distribusi Buah-buahan dan Sayuran guna Mengartikulasi Peranan Publik dari Universitas dan Mengembangkan Wilayah Pedesaan”.

PS. TEP UNSOED (sebagai core kerjasama) UNSOED – UT, sejak tahun 2007 secara rutin mengadakan Program Pengabdian kepada Masyarakat, khususnya di Desa Serang, Purbalingga, melalui penyuluhan dan pembimbingan kepada masyarakat setempat terkait pengembangan budidaya dan optimasi rantai distribusi buah-buahan dan sayuran. Pada tanggal 18 Pebruari 2013, rombongan Staf Dosen TEP UNSOED (Ropiudin, Krissandi Wijaya, Masrukhi, Ardiansyah, Rifah Ediati, Furqon, Abdul Mukhlis Ritonga, dan Riana Listanti) berkunjung ke Desa Serang dalam rangka penyuluhan dengan topik mengenai “Rantai Distribusi Buah-buahan dan Sayuran yang Berkelanjutan” kepada masyarakat setempat. Pada kesempatan tersebut rombongan PS TEP UNSOED bergabung dengan rombongan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta (diketuai Dr. Ani Widyastuti) dan delegasi dari Ibaraki University, Japan (Dr. Tatsuo Sato).

Foto Teknik Pertanian Unsoed.

Lebih jauh, diskusi ringan antara rombongan PS TEP UNSOED, UGM dan delegasi Ibaraki University selama kegiatan penyuluhan di Desa Serang mengisyaratkan terciptanya peluang kerjasama antara UNSOED (PS TEP sebagai core), UGM dan Ibaraki University di masa yang akan datang. Delegasi dari UGM dan Ibaraki University menyampaikan bahwa mereka sangat memerlukan partner dalam hal ini UNSOED untuk mesukseskan kegiatan pengembangan masyarakat di Desa Serang, khususnya terkait dengan rencana pengiriman mahasiswa ke lokasi tersebut dalam waktu dekat ini. Peluang ini merupakan kesempatan baik dan telah ditangkap oleh PS TEP UNSOED karena selain in-line dengan tujuan kerjasama DM-FIECSA antara UNSOED dan UT, juga dapat memperluas jejaring (networking) internasional yang melibatkan berbagai universitas, sehingga pengembangan wilayah pedesaan yang menjadi icon/trend-mark UNSOED akan lebih mudah diwujudkan. Maju Terus Pantang Menyerah!(reposted by d’kg)

About the Author

Leave a Reply